Berawal dari Nol, Ahmad Fawwaz Robert El Fuadi Mulai Rintis Usaha Roti Kukus dan Bakpao Mini di Jombang

avatar Bagas Raditya Saputro

BANDARKEDUNGMULYO | jatimmetropolis.com – Semangat membangun usaha sejak usia muda ditunjukkan oleh Ahmad Fawwaz Robert El Fuadi, seorang pemuda asal Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo, Kabupaten Jombang. Dengan tekad untuk membangun bisnis dari nol sekaligus memperdalam ilmu kewirausahaan, ia mulai merintis usaha kuliner yang menawarkan produk roti kukus dan bakpao mini.

 

Baca Juga: Berawal dari Nol, Ahmad Fawwaz Robert El Fuadi Mulai Rintis Usaha Roti Kukus dan Bakpao Mini di Jombang

Usaha yang baru berjalan sekitar tiga minggu ini menjadi langkah awal Ahmad dalam mengenal lebih jauh dunia bisnis. Baginya, membangun usaha bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta memahami bagaimana mengelola bisnis dengan baik.

 

Ahmad yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan pernah menempuh pendidikan di MTs Al Hikmah Pucangsimo tersebut memilih produk roti kukus dan bakpao mini sebagai menu utama yang ditawarkan kepada masyarakat.

 

Dalam menjalankan usahanya, Ahmad menyediakan berbagai pilihan rasa. Untuk ukuran kecil, tersedia empat varian, yakni cokelat, cokelat keju, blueberry, dan stroberi. Sementara itu, untuk ukuran besar tersedia tiga pilihan, yaitu cokelat lumer, keju susu, dan kacang tanah.

 

Menariknya, dalam memenuhi kebutuhan produknya, Ahmad menjalin kerja sama dengan pihak lain melalui sistem pembelian produk berdasarkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk upayanya dalam membangun usaha dengan menjunjung prinsip kerja sama.

 

Baca Juga: Dugaan 'Uang Pelicin', Bantuan KKP di Jombang Mendadak Pindah Lapak: Barongsawahan Ditendang, Banjarsari Melenggang

Bagi masyarakat yang ingin mencoba produk roti kukus dan bakpao mini tersebut, usaha Ahmad berlokasi di Jalan Brantas Nomor 13, Desa Pucangsimo, tepatnya di sebelah barat SDN 1 Pucangsimo.

 

Usaha ini melayani pembeli setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.

 

Meski masih terbilang baru, Ahmad berharap usaha yang dirintisnya dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat. Ia juga ingin menjadikan pengalaman berjualan sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan tentang dunia bisnis, mulai dari pemasaran, pelayanan konsumen, hingga pengelolaan usaha.

Baca Juga: Pengalihan Kuota Bantuan Perikanan KKP di Jombang Disorot, Barongsawahan Pertanyakan Transparansi dan Kepastian Adminis.

 

Perjalanan Ahmad menjadi salah satu gambaran bahwa membangun bisnis tidak harus menunggu memiliki usaha besar atau modal yang melimpah. Keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, serta konsistensi dalam menjalankan usaha menjadi bekal penting dalam merintis sebuah bisnis.

 

Dari langkah kecil hari ini, Ahmad berharap dapat membangun usaha yang lebih besar dan memberikan manfaat di masa mendatang.

Berita Terbaru