Kisah Perjalanan Santri Milenial Asal Jombang, Bagas Raditya Saputro dalam Membangun Dunia Media

avatar Bagas Raditya Saputro

JOMBANG I Jatimmetropolis.com – Berawal dari ketertarikan terhadap dunia fotografi dan teknologi, Bagas Raditya Saputro, seorang santri milenial asal Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, berhasil merintis dua media, yakni Jombang Aktual dan BRS PRO MEDIA. Perjalanan tersebut menjadi gambaran tentang semangat belajar, keberanian mengambil peluang, serta tekad untuk terus berkarya meskipun harus melewati berbagai tantangan.

Bagas lahir di Tanah Abang, Jakarta Selatan, pada 3 April 2006. Saat berusia tiga tahun, ia bersama keluarganya pindah ke Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dikenal sebagai Kota Santri. Sejak kecil, ketertarikannya terhadap dunia teknologi dan multimedia mulai tumbuh hingga akhirnya menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Baca Juga: Kisah Perjalanan Santri Milenial Asal Jombang, Bagas Raditya Saputro dalam Membangun Dunia Media

Ketertarikan tersebut mulai terlihat ketika Bagas duduk di kelas IV MI Sunan Giri Gadingmangu. Pada masa itu, ia mulai membuat konten YouTube dengan nama *Bagas Multimedia Jombang*. Meskipun masih berstatus pelajar, ia sudah berani mencoba membuat konten dan mengenal dunia produksi video secara mandiri.

Minatnya terhadap fotografi semakin kuat ketika mengikuti wisuda MI. Saat melihat seorang fotografer mengabadikan momen para peserta wisuda, muncul keinginan dalam dirinya untuk mempelajari pekerjaan tersebut. Pengalaman sederhana itu kemudian menjadi salah satu titik awal yang mendorongnya menekuni dunia kamera.

Memasuki kelas VII MTs Bahrul Ulum Gadingmangu, Bagas mulai memberanikan diri menyewa kamera di wilayah Sengon, Jombang, dengan biaya sekitar Rp50 ribu per hari. Kamera yang disewanya digunakan untuk belajar mengenali berbagai tombol, fungsi, serta teknik pengambilan gambar.

Ia terus mencoba dan mempelajari perangkat tersebut meskipun belum memiliki pengalaman profesional. Bagas berusaha memahami bagaimana sebuah kamera bekerja, bagaimana mengambil gambar yang baik, serta bagaimana mengabadikan suatu peristiwa agar memiliki nilai dokumentasi.

Proses belajar tersebut dijalaninya hingga menyelesaikan pendidikan di MTs Bahrul Ulum Gadingmangu. Ketertarikannya terhadap multimedia semakin berkembang dan mulai mengarah pada keinginan untuk membangun usaha sendiri di bidang media.

### Mendirikan BRS PRO MEDIA pada 2023

Memasuki masa pendidikan di SMK Plus Umar Zahid, Bagas mulai mewujudkan keinginannya dengan mendirikan BRS PRO MEDIA pada 2023 di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Nama BRS PRO MEDIA memiliki makna tersendiri karena BRS merupakan singkatan dari nama pendirinya, Bagas Raditya Saputro. Media tersebut pada awalnya dibangun untuk mendukung kegiatan badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama di Kecamatan Perak, khususnya melalui dokumentasi dan penyiaran berbagai kegiatan keagamaan.

Pada tahap awal, BRS PRO MEDIA menjadi wadah bagi Bagas untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membantu publikasi kegiatan di lingkungan organisasi dan pesantren. Ia berusaha memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk mendukung aktivitas keagamaan agar dapat diketahui masyarakat yang lebih luas.

Seiring berjalannya waktu, BRS PRO MEDIA mulai mengembangkan layanan di bidang multimedia. Layanan tersebut meliputi dokumentasi acara, fotografi pernikahan, videografi, desain grafis, hingga jasa *live streaming* untuk berbagai kegiatan, termasuk pengajian, wisuda, dan acara keagamaan lainnya.

Dalam proses merintis usahanya, Bagas tidak selalu mendapatkan kemudahan. Bersama tiga anggota timnya, ia pernah melakukan siaran langsung di berbagai wilayah Kabupaten Jombang tanpa menerima bayaran. Kegiatan tersebut dilakukan atas inisiatif sendiri sebagai bentuk pengabdian sekaligus kesempatan untuk menambah pengalaman.

Pengalaman itu menjadi bagian penting dalam perjalanan BRS PRO MEDIA. Setiap kegiatan yang dikerjakan menjadi kesempatan bagi Bagas dan tim untuk belajar, meningkatkan kemampuan teknis, serta memahami kebutuhan penyiaran acara secara langsung.

Bagi Bagas, membangun media tidak cukup hanya dengan memiliki kamera dan peralatan pendukung. Dibutuhkan kemauan untuk belajar, kemampuan bekerja sama, ketekunan, serta kesiapan menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Ia juga memiliki harapan agar BRS PRO MEDIA tidak hanya berkembang sebagai penyedia jasa multimedia, tetapi mampu menjalankan fungsi yang lebih luas.

**BRS PRO MEDIA didirikan dengan cita-cita menjadi media dakwah penyiaran Islam**, yang dapat membantu menyebarluaskan kegiatan keagamaan, mendukung aktivitas pesantren, serta memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.

### Berawal dari Kekecewaan, Lahir Jombang Aktual

Di balik berdirinya Jombang Aktual, terdapat pengalaman yang menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Bagas. Sebelum mendirikan portal berita tersebut, ia pernah mencoba melamar pekerjaan di salah satu media daring di Kabupaten Jombang karena memiliki keinginan kuat untuk terjun ke dunia jurnalistik dan menjadi wartawan.

Namun, setelah menjalani proses selama tiga hari, ia belum mendapatkan kesempatan untuk bekerja di media tersebut. Pengalaman itu sempat menimbulkan kekecewaan karena pekerjaan di bidang jurnalistik merupakan salah satu impian yang ingin diwujudkannya.

Bagas sempat mempertanyakan keadaan yang dialaminya. Ia ingin belajar secara langsung mengenai dunia pemberitaan, tetapi kesempatan yang diharapkan belum berpihak kepadanya.

Meski demikian, kekecewaan tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia justru mulai memikirkan kemungkinan untuk membangun media berita sendiri. Baginya, tidak diterima bekerja bukan berarti harus berhenti mengejar cita-cita.

Sekitar 16 hari kemudian, Bagas berdiskusi dengan pamannya untuk meminta saran dan membicarakan rencana mendirikan portal berita. Dalam percakapan tersebut, keduanya turut memikirkan nama yang tepat untuk media yang akan dibangun.

Dari diskusi itulah muncul nama Jombang Aktual, yang kemudian dipilih sebagai identitas media berita yang berfokus pada informasi daerah.

Pada Jumat, 12 Juni 2026, Bagas mendirikan Jombang Aktual sebagai portal informasi dan pemberitaan yang berfokus pada Kabupaten Jombang dan wilayah sekitarnya. Media tersebut dibangun dengan harapan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi terkini mengenai berbagai peristiwa, kegiatan, dan perkembangan daerah.

Sebagai pendiri sekaligus Direktur Utama Jombang Aktual, Bagas memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan media tersebut. Ia ingin Jombang Aktual dapat menjadi media yang dekat dengan masyarakat, memberikan ruang bagi informasi daerah, serta membantu menyampaikan berbagai peristiwa yang terjadi di tengah kehidupan warga.

Baginya, kehadiran media lokal memiliki peran penting karena informasi dari lingkungan sekitar sering kali berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, pembangunan, hingga berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian publik.

Karena itu, ia berharap Jombang Aktual dapat terus berkembang dengan mengedepankan ketepatan informasi, keberimbangan pemberitaan, dan tanggung jawab jurnalistik.

Sekitar 25 hari sejak mulai merintis Jombang Aktual, Bagas merasa melihat perkembangan dari usaha yang dijalaninya. Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan kedua media tersebut, ia mengadakan makan bersama keluarga dengan hidangan nasi tumpeng.

Momen itu menjadi ungkapan syukur atas proses yang telah dilalui, sekaligus harapan agar Jombang Aktual dan BRS PRO MEDIA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

### Santri Milenial yang Aktif di Dunia Media

Selain mengelola dua media, Bagas juga aktif dalam kegiatan dokumentasi dan publikasi di lingkungan organisasi serta pesantren di Kabupaten Jombang. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Media Pondok Kabupaten Jombang periode 2025–2027.

Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Bagas dalam mengembangkan kemampuan di bidang media. Ia tidak hanya berfokus pada media yang didirikannya, tetapi juga kerap membantu tim media pondok lain ketika menyelenggarakan kegiatan.

Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan pesantren dan organisasi keagamaan membuatnya semakin mengenal proses kerja media, mulai dari pengambilan gambar, pengelolaan siaran langsung, hingga penyampaian informasi kepada masyarakat.

Aktivitas tersebut sekaligus menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dengan sesama pegiat media. Bagas dapat belajar mengenai pengelolaan kegiatan, koordinasi tim, serta pentingnya menyampaikan informasi secara baik kepada publik.

Di lingkungan Kecamatan Perak, Bagas dikenal sebagai santri milenial yang menekuni dunia media dan teknologi. Perjalanannya menunjukkan bahwa generasi muda di lingkungan pesantren juga memiliki kesempatan untuk berkembang di bidang teknologi informasi, multimedia, dan jurnalistik.

Melalui kegiatan yang dijalaninya, ia berupaya menggabungkan keterampilan teknologi dengan nilai-nilai pengabdian yang diperoleh dari lingkungan pesantren.

Baginya, media bukan sekadar alat untuk merekam gambar atau menyampaikan berita. Media juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kegiatan positif, mendukung aktivitas organisasi, serta memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

### Pendidikan dan Keyakinan untuk Terus Berkembang

Bagas merupakan lulusan MI Sunan Giri Gadingmangu, MTs Bahrul Ulum Gadingmangu, dan SMK Plus Umar Zahid. Sejak masa sekolah, ketertarikannya terhadap dunia multimedia telah menjadi bagian dari aktivitas yang terus dikembangkan.

Ia menempuh proses belajar melalui pendidikan formal sekaligus pengalaman langsung di lapangan. Dari mencoba membuat konten YouTube, menyewa kamera, mendokumentasikan acara, hingga menjalankan layanan *live streaming*, setiap pengalaman menjadi bagian dari proses pengembangan keterampilannya.

Dalam perjalanan tersebut, Bagas meyakini bahwa keberhasilan membutuhkan lebih dari sekadar keinginan. Menurut pandangan yang dipegangnya, kemauan belajar, ketekunan, keberanian mencoba, dan konsistensi merupakan hal penting untuk membangun sesuatu dari awal.

Ia juga memahami bahwa perjalanan membangun media tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada pengalaman yang memberikan kepuasan, tetapi ada pula keadaan yang menuntut kesabaran dan kemampuan untuk mencari jalan keluar.

Pengalaman saat belum diterima bekerja di media daring, misalnya, menjadi salah satu dorongan untuk mengambil langkah berbeda dengan membangun portal berita sendiri. Sementara itu, pengalaman melakukan siaran langsung tanpa bayaran menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas pengalaman di bidang multimedia.

Dari berbagai proses tersebut, Bagas berusaha membuktikan bahwa keterampilan dapat tumbuh melalui praktik dan kemauan untuk terus belajar.

### Berharap Kedua Media Memberikan Manfaat bagi Masyarakat

Kini, Bagas Raditya Saputro menjalankan dua media dengan fokus yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Jombang Aktual diarahkan sebagai sarana informasi dan pemberitaan mengenai Kabupaten Jombang dan sekitarnya, sedangkan BRS PRO MEDIA berfokus pada layanan multimedia serta penyiaran kegiatan, khususnya di lingkungan pesantren dan organisasi keagamaan.

Sebagai Direktur Utama Jombang Aktual sekaligus pemilik BRS PRO MEDIA, ia memiliki harapan agar kedua media tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan. Perkembangan itu tidak hanya diukur dari bertambahnya kegiatan yang ditangani, tetapi juga dari kemampuan memberikan pelayanan, informasi, dan manfaat kepada masyarakat.

Jombang Aktual diharapkan dapat tumbuh sebagai portal berita daerah yang menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Sementara itu, BRS PRO MEDIA diharapkan mampu memperluas layanan multimedia serta memperkuat perannya sebagai media dakwah penyiaran Islam.

Bagas juga berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengembangkan keterampilan sesuai minatnya, termasuk di bidang media dan teknologi. Menurutnya, kesempatan untuk berkarya dapat dimulai dari langkah sederhana, selama disertai kemauan belajar dan kesungguhan dalam menjalani proses.

Kisah Bagas menjadi gambaran perjalanan seorang santri milenial yang memulai langkahnya dari ketertarikan sederhana terhadap kamera, kemudian belajar secara mandiri, mencoba berbagai pengalaman, hingga berani membangun dua media.

Dari belajar menyewa kamera, menjalankan siaran langsung bersama tim, menghadapi kekecewaan saat melamar pekerjaan, hingga merintis portal berita sendiri, perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa membangun sesuatu membutuhkan waktu, kesabaran, dan kemauan untuk terus berkembang.

Bagi Bagas, perjalanan membangun Jombang Aktual dan BRS PRO MEDIA bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal untuk terus berkarya. Ia berharap kedua media tersebut dapat menjadi bagian dari perkembangan informasi dan teknologi di Kabupaten Jombang sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya warga dan lingkungan pesantren di Kecamatan Perak.

Perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah karya besar dapat berawal dari rasa ingin tahu, keberanian mencoba, dan kesediaan untuk terus belajar. Dengan semangat itu, Bagas berupaya membawa Jombang Aktual dan BRS PRO MEDIA melangkah lebih jauh, sesuai tujuan masing-masing, serta tetap berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.

Berita Terbaru