Mahasiswa IAI Al-Khoziny Buduran memulai Praktik Lapangan Persekolahan di SMP 10 Nopember Sidoarjo

Pembukaan PLP IAI Al-Khoziny di SMP 10 November, Awali Kolaborasi Berkelanjutan di Bidang Pendidikan

avatar Redaksi
Pembukaan PLP (Praktik Lapangan Persekolahan) mahasiswa IAI Al-Khoziny di SMP 10 November Sidoarjo
Pembukaan PLP (Praktik Lapangan Persekolahan) mahasiswa IAI Al-Khoziny di SMP 10 November Sidoarjo

SIDOARJO – Pembukaan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny Buduran di SMP 10 Nopember Sidoarjo (SPUBER) menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan.

Ketua PLP, Kevin Maula, menyampaikan apresiasi kepada pihak SPUBER yang telah menerima mahasiswa IAI Al-Khoziny untuk melaksanakan kegiatan PLP. Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperoleh pengalaman nyata dalam proses pembelajaran, serta mempersiapkan diri menjadi pendidik yang profesional dan berintegritas.

Baca Juga: Pembukaan PLP IAI Al-Khoziny di SMP 10 November, Awali Kolaborasi Berkelanjutan di Bidang Pendidikan

Menurut Kevin, PLP bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, melainkan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari para pendidik dan memahami dinamika dunia sekolah. Ia juga mengajak seluruh peserta PLP untuk menjaga kedisiplinan, etika, dan nama baik almamater selama menjalankan tugas.

Sementara itu, Kepala SMP 10 Nopember Sidoarjo (SPUBER), Saiful Tulus Jatmika, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kehadiran mahasiswa PLP. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai program praktik lapangan semata, tetapi dapat menjadi awal komitmen bersama untuk saling mendukung dan menguatkan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dinilai penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Perguruan tinggi berperan dalam mempersiapkan calon pendidik, sedangkan sekolah menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus memahami dinamika pendidikan secara langsung.

Baca Juga: Milad ke-9 Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA, Teguhkan Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Drs. H. Fatoni, M.Pd.I., juga menekankan pentingnya kesungguhan mahasiswa dalam menjalani PLP. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjaga sikap, disiplin, dan tanggung jawab serta menjadikan setiap pengalaman di sekolah sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan sebagai calon pendidik.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pengalaman mengajar, tetapi juga mampu belajar dari para guru, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh warga sekolah. Dengan demikian, PLP dapat menjadi proses pembentukan kompetensi sekaligus karakter calon pendidik.

Baca Juga: Di Hadapan Prabowo, Kiai Hasan Gontor Sampaikan Pesan: Jangan Sibuk Cari Ijazah, Nama, Uang hingga Jabatan

Melalui kegiatan PLP ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman mengenai proses pembelajaran, pengelolaan kelas, etika profesi, serta pembentukan karakter peserta didik.

Dengan dimulainya kegiatan PLP di SPUBER, IAI Al-Khoziny Buduran dan SMP 10 Nopember Sidoarjo diharapkan dapat membangun hubungan kelembagaan yang semakin kuat. Lebih dari sekadar kegiatan akademik, momentum ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama yang berkelanjutan, saling mendukung, dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan.

Berita Terbaru