SURABAYA | jatimmetropolis.com – Kepemimpinan di Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) resmi berganti. Perwira tinggi Polri kelahiran Bojonegoro, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., resmi ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur yang baru menggantikan Irjen Pol. Nanang Avianto.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026. Upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan telah dilaksanakan di Mabes Polri pada 9 Oktober 2026, disusul dengan dimulainya masa tugas resmi Irjen Pol. Dekananto di Mapolda Jatim per 11 Oktober 2026.
Kembalinya Irjen Pol. Dekananto ke Jawa Timur dinilai banyak pihak sebagai langkah strategis yang sangat tepat. Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini dikenal memiliki rekam jejak yang sangat kuat di bidang Intelijen Keamanan (Intelkam). Sebelum dipercaya memimpin Korps Bhayangkara di Jawa Timur, ia sempat mengemban amanah sebagai Dirintelkam Polda Jatim dan terakhir menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya sejak Agustus 2025.
Lahir di Bojonegoro pada 8 Agustus 1972, jenderal bintang dua yang merupakan rekan seangkatan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto ini menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur.
Dalam keterangan perdananya, Irjen Pol. Dekananto menyampaikan bahwa program kerjanya akan berfokus pada penyelarasan program prioritas Presiden RI serta menyukseskan visi besar Kapolri dengan mengusung tagline utama "Polisi Bersama Masyarakat".
"Seluruh jajaran kepolisian di Jawa Timur harus bekerja lebih merakyat dan lebih bersahabat. Kehadiran polri di tengah-tengah publik harus mampu menghadirkan rasa aman yang nyata sekaligus memberikan manfaat langsung dalam menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas)," tegasnya.
Dengan latar belakang intelijen yang matang serta pemahaman mendalam terhadap peta sosiokultural Jawa Timur, publik menaruh harapan besar di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Polda Jatim mampu terus menjaga iklim kondusif, aman, dan humanis di wilayah metropolitan maupun daerah-daerah penyangga Jawa Timur. (jm/red)
Baca Juga: Setahun Persiapan, Azka Corbuzier Akhirnya Debut Akting Lewat “Home, Almost”
Editor : Redaksi