Memasuki kepemimpinan baru, Paguyuban melanjutkan fondasi kolaborasi dan memperluas manfaat bagi mas

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur Perkuat Sinergi Antarpilar dan Kontribusi Sosial

avatar Redaksi
Momen keakraban Bapak Sasongko Adhi Widodo dan Bapak Dodik Ariyanto berpose salam komando di depan logo Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur, menyimbolkan kekompakan dalam estafet kepemimpinan.
Momen keakraban Bapak Sasongko Adhi Widodo dan Bapak Dodik Ariyanto berpose salam komando di depan logo Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur, menyimbolkan kekompakan dalam estafet kepemimpinan.

SURABAYA, (jatimmetropolis.com) September 2026 – Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai wadah sinergi antarpilar usaha, membangun jejaring, serta menghadirkan berbagai program yang memberi manfaat bagi karyawan dan masyarakat Jawa Timur.

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur memiliki posisi penting dalam perjalanan Paguyuban Sinar Mas. Inisiatif kebersamaan lintas perusahaan di Jawa Timur telah tumbuh sejak 2010 dan kemudian menjadi salah satu referensi bagi pengembangan Paguyuban Sinar Mas secara lebih luas.

Baca Juga: Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur Perkuat Sinergi Antarpilar dan Kontribusi Sosial

Saat ini, Paguyuban Sinar Mas telah berkembang di 18 wilayah di Indonesia dengan pendampingan Eka Tjipta Foundation. Di masing-masing wilayah, Paguyuban menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarkaryawan, mendorong kerja sama antarpilar, serta menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Di Jawa Timur, konsistensi tersebut mendapat pengakuan pada Liga Paguyuban Sinar Mas 2024, ketika Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur meraih penghargaan Paguyuban Inspiratif. Penilaian mencakup aspek dampak sosial, keberlanjutan, kolaborasi, pemberdayaan, serta inovasi program.

Dalam perjalanannya, Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur telah menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan bersama pilar usaha dan mitra. Program-program tersebut antara lain donor darah, wakaf Al-Qur’an, bakti sosial kesehatan, serta berbagai kegiatan kemanusiaan.

Salah satu kegiatan donor darah pada 2022 bersama Tjiwi Kimia, Yayasan Buddha Tzu Chi, dan PMI melibatkan lebih dari 400 karyawan dari berbagai pilar Sinar Mas. Pada tahun yang sama, Paguyuban juga berkolaborasi dalam penyaluran sekitar 1.000 Al-Qur’an di Kabupaten Sumenep. Dalam kegiatan lainnya di Sidoarjo, kolaborasi Paguyuban bersama sejumlah pilar dan relawan menghadirkan layanan kesehatan bagi lebih dari 500 warga.

Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa kekuatan Paguyuban tidak hanya terletak pada jejaring internal, tetapi juga pada kemampuan menghubungkan sumber daya dan kompetensi antarpilar untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga: Surabaya Rencanakan PMR Jadi Ekskul Wajib SD–SMP

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur sebelumnya dipimpin Sasongko Adhi Widodo dari Asuransi Sinar Mas, yang bersama jajaran pengurus membangun fondasi kolaborasi dan berbagai program sosial selama masa kepemimpinannya.

Memasuki periode kepengurusan berikutnya, kepemimpinan Paguyuban dilanjutkan oleh Dodik Ariyanto, yang juga merupakan bagian dari PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART).

Ketua Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur, Dodik Ariyanto, mengatakan, fondasi yang telah dibangun menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi ke depan.

“Fondasi yang sudah dibangun selama ini sangat kuat. Tugas kami adalah melanjutkannya dengan mempererat kolaborasi antarpilar dan memastikan setiap kegiatan yang dijalankan memiliki manfaat yang jelas. Kami ingin Paguyuban semakin solid, semakin relevan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dodik.

Baca Juga: Jam Operasional Puskesmas Selama Ramadan Disesuaikan, Dinkes Surabaya Pastikan Layanan Tetap Optimal

Ke depan, Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas, pelaku usaha, organisasi sosial, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pengalaman Dodik di industri telekomunikasi juga diharapkan dapat memperkaya pendekatan Paguyuban dalam membangun komunikasi, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi yang semakin relevan dengan perkembangan masyarakat.

“Kami ingin Paguyuban tetap kuat dalam kebersamaan, tetapi juga semakin responsif terhadap perubahan. Kolaborasi yang baik harus menghasilkan manfaat yang bisa dirasakan, bukan hanya oleh anggota Paguyuban, tetapi juga oleh masyarakat,” tutup Dodik. (jm/red)

Berita Terbaru