Joglo Legendaris di Sisi Barat Alun-Alun Jombang Resmi Dibongkar, Ini Alasannya

Reporter : Redaksi

JOMBANG – Rek, ada pemandangan berbeda di kawasan pusat kota Jombang pada Oktober 2026 ini. Bangunan joglo yang berada di sisi barat Alun-Alun Jombang kini telah dibongkar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang. Bangunan yang selama lebih dari dua dekade menjadi bagian dari wajah kawasan alun-alun tersebut kini tak lagi berdiri, meninggalkan perubahan suasana di salah satu ruang publik yang cukup dikenal masyarakat.

 

Baca juga: Joglo Legendaris di Sisi Barat Alun-Alun Jombang Resmi Dibongkar, Ini Alasannya

Pembongkaran joglo ini menjadi perhatian karena bangunan tersebut telah menemani aktivitas warga selama lebih dari 20 tahun. Bagi masyarakat yang sering berkunjung ke Alun-Alun Jombang, keberadaan joglo itu tentu bukan sekadar bangunan biasa, melainkan bagian dari pemandangan yang sudah akrab dan melekat dalam ingatan.

 

Lantas, apa alasan joglo tersebut dibongkar?

 

Berdasarkan keterangan yang disampaikan terkait pembongkaran tersebut, terdapat tiga alasan utama. Pertama, usia bangunan yang telah mencapai lebih dari dua dekade. Kedua, kondisi atap yang dinilai sudah keropos dan lapuk sehingga memerlukan perhatian dari sisi keamanan. Ketiga, bangunan tersebut disebut sudah jarang dimanfaatkan, sehingga dinilai tidak lagi ideal untuk menunjang kebutuhan kawasan publik.

 

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, DLH Jombang melakukan pembongkaran terhadap bangunan joglo yang berada di sisi barat alun-alun. Langkah ini menjadi bagian dari perubahan kondisi fisik kawasan pusat kota yang selama ini menjadi salah satu tempat masyarakat berkumpul, bersantai, berolahraga, hingga menikmati suasana kota.

 

Meski demikian, hilangnya joglo legendaris ini tentu bisa menghadirkan beragam tanggapan dari masyarakat. Ada yang mungkin memahami pembongkaran tersebut karena faktor usia dan kondisi bangunan, tetapi tidak menutup kemungkinan ada pula warga yang merasa kehilangan karena joglo itu telah menjadi bagian dari kenangan mereka selama bertahun-tahun.

Baca juga: Resmi Dilantik! PAC Fatayat NU Kecamatan Perak Jombang Siap Jalankan Amanah Masa Khidmah 2026–2030

 

Kini, masyarakat tentu menantikan bagaimana penataan kawasan sisi barat Alun-Alun Jombang setelah bangunan tersebut dibongkar. Apakah nantinya akan ada pembangunan fasilitas baru, ruang terbuka yang lebih nyaman, atau konsep penataan lainnya yang dapat menunjang aktivitas warga?

 

Perubahan ini menjadi pengingat bahwa ruang publik akan terus mengalami perkembangan mengikuti kebutuhan zaman. Namun, di sisi lain, nilai sejarah dan kenangan yang melekat pada sebuah tempat juga menjadi hal yang tidak mudah dilupakan.

 

Nah, bagaimana menurut Rek? Apakah pembongkaran joglo yang telah berdiri lebih dari 20 tahun ini merupakan langkah yang tepat, atau justru menjadi kehilangan tersendiri bagi wajah Alun-Alun Jombang?

 

Tulis pendapatmu di kolom komentar, Rek!

 

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru