Asah Strategi di Atas Papan: Karang Taruna Desa Bligo Sukses Gelar Pertandingan Catur Antarwarga

photo 6319014885748051480 w

Candi, Sidoarjo. Minggu (25/1/2026) Karang Taruna Desa Bligo menggelar pertandingan catur antarwarga. Pertandingan yang diselenggarakan di Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur ini merupakan pertandingan catur perdana yang digelar oleh Karang Taruna Desa Bligo. Kebiasaan mengisi waktu luang di pos ronda kini naik kelas. Papan – papan catur dipindahkan ke arena perang strategi saat Bertempat di Warung Kopi Singla, Desa Bligo, pertandingan ini dikemas dengan suasana cangkruk. Petandingan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan usia melakukan adu strategi sambil menyesap secangkir kopi hangat disebelahnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Bligo, H. Adi Suwardoyo, S.E; Penasihat Kepemudaan Karang Taruna Desa Bligo, Drs. Imam Wahyudi ; Ketua Karang Taruna Kecamatan Candi, Raditya Ditto; Ketua Karang Taruna Desa Bligo, Edwin Oktaviyanto, S.Psi; dan beberapa perwakilan Percasi Sidoarjo.

Kepala Desa Bligo, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Bapak Adi berharap dengan adanya kegiatan ini olahraga catur dapat dikembangkan di lingkungan warga Desa Bligo. Sejalan dengan Bapak Adi,, Penasihat Kepemudaan Karang Taruna Desa Bligo, Drs. Imam Wahyudi berharap pertandingan catur ini menjadi titik bangkitnya kembali Karang Taruna Desa Bligo. Beliau juga menuturkan pertandingan catur ini menjadi salah satu sarana untuk membangun lingkungan yang harmonis.

Rasa bangga juga diungkapkan oleh Raditya Ditto, Ketua Karang Taruna Kecamatan Candi. Ditto memaparkan bahwa keberhasilan Karang Taruna Desa Bligo menggelar pertandingan catur antarwarga desa ini merupakan salah satu tujuan dari Karang Taruna Kecamatan, yakni pemberdayaan Karang Taruna Desa, sehingga Karang Taruna tidak hanya hadir pada perayaan hari kemerdekaan. Salah satu peserta Chess Championship, Daffa Althaf menceritakan strategi yang ia gunakan dalam pertandingan ini. Ketelitian dan fokus menjadi senjata Daffa dalam perang strategi kali ini. Menurutnya, semua peserta merupakan lawan yang berat karena masing- masing peserta mempunyai rasa kompetitif yang tinggi. Daffa mengaku ia sedikit gugup namun antusias untuk ikut andil dalam pertandingan catur kali ini karena ia pertama kali mengikuti pertandingan catur antarwarga.

Di sisi lain Ketua Karang Taruna Desa Bligo sekaligus ketua pelaksana pertandingan catur ini, Edwin Oktaviyanto, S.Psi, memaparkan pertandingan catur antarwarga ini termasuk kompetisi yang unik karena tidak banyak pemuda zaman sekarang yang tertarik berolahraga catur. Tujuan diselenggarakannya acara ini, yakni mengajak pemuda di Desa Bligo agar tidak terpaku dengan gadget yang semakin canggih. Ia juga menuturkan bahwa olahraga catur ini merupakan modal pengasahan motorik dan logika agar warga dapat berpikir secara rasional. Pertandingan catur kali ini berjalan dengan sangat kondusif, yang terdiri dari 6 babak ini digelar dengan sistem Swiss yang di pimpin oleh Wasit Nasional perwakilan dari Percasi, Bapak Soedarmadji. Beliau didampingi oleh Bapak Deru Anggoro sebagai Wasit Kepala dan Bapah Rheezu sebagai Wasit Nasional.

rof

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *