Sembilan tahun perjalanan menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen dalam membangun pendidika

Milad ke-9 Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA, Teguhkan Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

Reporter : Redaksi
Milad ke-9 pondok pesantren tahfidz El-Rahmah Surabaya

SURABAYA — Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA memperingati Milad ke-9 pada Senin, 6 Oktober 2026. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan pesantren selama sembilan tahun sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Ketua Yayasan EL RAHMAH, Bunyai Hj. Siti Fathonah S.Th.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad ke-9 bukan sekadar perayaan bertambahnya usia pesantren, melainkan momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang yang diwarnai perjuangan, doa, dan kebersamaan.

Baca juga: Milad ke-9 Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA, Teguhkan Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

Menurutnya, EL RAHMAH sejak awal tidak hanya diarahkan menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai rumah bagi Al-Qur’an. Pendidikan di pesantren diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu membentuk santri yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan dan akhlaknya.

Bunyai Hj. Siti Fathonah juga berpesan kepada para santri agar tidak pernah malu menjadi santri dan terus istiqamah dalam belajar serta menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari banyaknya hafalan atau perkembangan fisik pesantren, tetapi dari seberapa banyak generasi baik yang mampu dilahirkan dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Memasuki usia sembilan tahun, ia menegaskan bahwa perjalanan EL RAHMAH belum selesai. Justru, Milad ke-9 menjadi titik untuk memulai langkah yang lebih besar dalam mengembangkan pesantren dan memperluas manfaat pendidikan Al-Qur’an.

Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA, Ust. Muklisin, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan seluruh elemen pesantren dalam melanjutkan perjalanan yang telah dibangun selama sembilan tahun.

Baca juga: Di Hadapan Prabowo, Kiai Hasan Gontor Sampaikan Pesan: Jangan Sibuk Cari Ijazah, Nama, Uang hingga Jabatan

Ia menyampaikan bahwa perkembangan pesantren tidak dapat dilepaskan dari kerja bersama antara pengasuh, asatidz dan asatidzah, pengurus, santri, wali santri, alumni, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan.

Usia sembilan tahun menjadi momentum bagi Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan serta pembinaan santri. Ke depan, pesantren diharapkan tidak hanya semakin berkembang secara kelembagaan, tetapi juga semakin kuat dalam mencetak generasi yang memiliki ilmu, hafalan Al-Qur’an, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Peringatan Milad ke-9 berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para santri turut memeriahkan kegiatan melalui berbagai penampilan kreatif, sebelum acara ditutup dengan prosesi Milad, pemotongan tumpeng, serta doa bersama untuk kemajuan dan keberkahan Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA.

Baca juga: Minta Evaluasi Total, Ansor Jatim Sebut Beasiswa LPDP Justru Sering Didapat Mereka yang Secara Finansial Mampu

Sembilan tahun menjadi bukti perjalanan yang terus tumbuh. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi pendidikan, Pondok Pesantren Tahfidz El Rahmah FAINA berkomitmen untuk terus melangkah dan memberikan kontribusi dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta bermanfaat bagi masyarakat.

Milad ke-9 bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk melangkah lebih jauh dengan semangat yang sama: menjaga Al-Qur’an, mendidik generasi, dan menebarkan manfaat.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru