Takut Aksi Kejahatan Malam Hari, Warga Gadingmangu Desak PJU Segera Menyala

PJU Gadingmangu Dipertanyakan Warga: Tiang Sudah Berdiri, Lampu Belum Menyala, Jalan Masih Gelap

Reporter : Redaksi
Sumber gambar jombangaktual

Jombang, Perak (jatimmetropolis) -  Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, yang mulai dipertanyakan warga sekitar. Persoalan tersebut mencuat setelah dari pantauan tim redaksi Jombang Aktual pada Jumat malam, 25 September 2026, sekitar pukul 22.38 WIB, masih ditemukan sejumlah ruas jalan dalam kondisi minim penerangan.

Jalan tersebut merupakan salah satu jalur penghubung antara Kecamatan Perak dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Jalur ini juga menjadi akses yang cukup sering dilalui masyarakat, termasuk para pedagang yang pada waktu subuh berangkat menuju Pasar Perak untuk melakukan aktivitas perdagangan.

Baca juga: PJU Gadingmangu Dipertanyakan Warga: Tiang Sudah Berdiri, Lampu Belum Menyala, Jalan Masih Gelap

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah wilayah di sepanjang jalur tersebut terlihat telah mendapatkan penerangan jalan. Namun, kondisi berbeda terlihat di wilayah Desa Gadingmangu, di mana masih terdapat bagian jalan yang relatif gelap pada malam hingga menjelang pagi hari.

Dalam pantauan tersebut, terlihat sejumlah tiang PJU, lampu, serta kabel telah terpasang di beberapa titik. Namun, pemasangan tersebut belum menyeluruh karena tiang dan lampu penerangan hanya terpasang sampai pada titik tertentu, yakni setelah kawasan warung kopi. Setelah titik tersebut, masih terdapat ruas jalan yang belum dilengkapi PJU.

Selain pemasangannya yang belum menyeluruh, lampu yang sudah terpasang tersebut juga belum terlihat menyala saat dilakukan pantauan pada Jumat malam sekitar pukul 22.38 WIB. Kondisi tersebut membuat keberadaan tiang dan lampu yang sudah terpasang belum memberikan penerangan sebagaimana fungsi PJU pada malam hari.

Kondisi inilah yang kemudian menjadi pertanyaan sejumlah warga. Mereka mempertanyakan mengapa pemasangan PJU yang telah dimulai tersebut belum dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan yang membutuhkan penerangan mendapatkan fasilitas serupa, sekaligus kapan lampu yang sudah terpasang dapat difungsikan.

Selain persoalan kenyamanan, minimnya penerangan juga menjadi perhatian warga karena jalan tersebut digunakan masyarakat setiap hari. Bahkan pada waktu subuh, sejumlah pedagang sudah mulai melintas menuju Pasar Perak.

Warga juga mengkhawatirkan aspek keamanan bagi masyarakat yang melintas pada malam maupun dini hari. Kekhawatiran tersebut semakin menjadi perhatian setelah beredar cerita mengenai seorang nenek yang berangkat menuju pasar pada waktu subuh dan disebut mengalami kejadian perampasan kalung.

Jombang Aktual belum dapat memastikan secara independen detail kejadian tersebut maupun kronologi lengkapnya. Namun, cerita tersebut menjadi salah satu alasan warga menilai bahwa penerangan jalan perlu diperhatikan, khususnya pada ruas yang masih minim pencahayaan.

Baca juga: Pemkot Surabaya dan Pemkot Batam Perkuat Sinergi, Teken Kerjasama Digitalisasi hingga Kesehatan

Warga berharap keberadaan PJU tidak hanya dipasang pada sebagian titik, tetapi dapat dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Lampu yang telah terpasang juga diharapkan segera dapat difungsikan apabila seluruh proses pemasangan dan instalasi telah selesai.

Jombang Aktual kemudian mencoba meminta penjelasan kepada salah satu pamong Desa Gadingmangu mengenai kondisi tersebut. Pihak desa menyampaikan bahwa program tersebut “sampun realisasi, masih tahap pemasangan.”

Namun, pernyataan tersebut kembali menimbulkan pertanyaan di kalangan warga. Jika memang masih dalam tahap pemasangan, warga mempertanyakan sampai sejauh mana pengerjaan tersebut akan dilanjutkan, kapan seluruh ruas jalan akan mendapatkan penerangan, dan kapan lampu yang sudah terpasang dapat menyala.

Jombang Aktual juga kembali melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Gadingmangu, M. Golkar. Dalam keterangannya, disampaikan bahwa pemasangan PJU tersebut telah masuk dalam anggaran tahun 2026.

Meski demikian, hingga pantauan Jombang Aktual pada Jumat malam, pengerjaan yang terlihat di lapangan masih belum mencakup seluruh ruas jalan. Sebagian titik telah memiliki tiang, lampu dan kabel, namun lampu tersebut belum menyala, sementara bagian jalan lainnya masih terlihat minim penerangan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jalan yang menghubungkan Kecamatan Perak dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo merupakan jalur yang dilalui masyarakat setiap hari. Pada waktu subuh, jalur tersebut juga digunakan oleh para pedagang yang hendak menuju Pasar Perak.

Pertanyaan warga kini bukan hanya mengenai pemasangan PJU yang baru terlihat pada sebagian ruas jalan, tetapi juga mengenai kapan program tersebut akan dilanjutkan hingga selesai dan seluruh titik yang membutuhkan penerangan dapat terlayani.

Warga berharap program penerangan jalan dapat direalisasikan secara menyeluruh sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan. Mereka juga berharap lampu yang sudah terpasang dapat segera difungsikan, sehingga tidak ada lagi ruas jalan yang tetap gelap, terutama pada waktu malam hingga dini hari ketika aktivitas masyarakat menuju pasar mulai berlangsung.

Jombang Aktual akan terus melakukan pemantauan dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jumlah titik PJU, anggaran, target penyelesaian, kelanjutan pemasangan, serta kapan seluruh lampu PJU di ruas tersebut dapat difungsikan. (jm/red)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru